Apa itu PLA?
PLA adalah singkatan dari Asam Polilaktat atau polilaktida.
Ini adalah jenis material biodegradable baru, yang berasal dari sumber daya pati terbarukan, seperti jagung, singkong, dan tanaman lainnya. Material ini difermentasi dan diekstraksi oleh mikroorganisme untuk mendapatkan asam laktat, kemudian dimurnikan, didehidrasi, dioligomerisasi, dipirolisis, dan dipolimerisasi.
Apa itu CPLA?
CPLA adalah PLA yang dikristalkan, yang dibuat untuk produk yang digunakan pada suhu tinggi.
Karena PLA memiliki titik leleh yang rendah, maka paling baik digunakan pada suhu dingin hingga sekitar 40ºC atau 105ºF. Namun, jika dibutuhkan ketahanan panas yang lebih tinggi, seperti pada peralatan makan, atau tutup untuk kopi atau sup, maka kami menggunakan PLA yang dikristalkan dengan beberapa aditif yang dapat terurai secara hayati. Sehingga kita mendapatkan hasil yang lebih baik.Produk CPLAdengan ketahanan panas yang lebih tinggi hingga 90ºC atau 194ºF.
CPLA (Asam Polilaktat Kristalin): Merupakan kombinasi PLA (70-80%, kapur (20-30%)) dan aditif biodegradable lainnya. Ini adalah jenis baru bahan baku terbarukan berbasis bio yang menggunakan sumber daya tanaman terbarukan (jagung, singkong, dll.), terbuat dari bahan baku pati yang diekstrak, yang dapat terdegradasi sepenuhnya untuk menghasilkan karbon dioksida dan air, dan diakui sebagai bahan yang ramah lingkungan. Melalui kristalisasi PLA, produk CPLA kami dapat menahan suhu tinggi hingga 85° tanpa deformasi.
MVI-ECOPACK ramah lingkunganperalatan makan CPLATerbuat dari pati jagung alami terbarukan, tahan panas hingga 185°F, tersedia dalam berbagai warna, 100% dapat dikomposkan dan terurai secara hayati dalam 180 hari. Pisau, garpu, dan sendok CPLA kami telah lulus sertifikasi BPI, SGS, dan FDA.
Fitur Peralatan Makan MVI-ECOPACK CPLA:
1. 100% dapat terurai secara hayati & dapat dikomposkan
2. Tidak beracun dan tidak berbau, aman digunakan.
3. Menggunakan teknologi pengentalan yang matang - tidak mudah berubah bentuk, tidak mudah pecah, ekonomis dan tahan lama.
4. Desain lengkung ergonomis, halus dan bulat - tanpa gerigi, tidak perlu khawatir menusuk.
5. Memiliki daya degradasi yang baik dan sifat antibakteri yang baik. Setelah terurai, dihasilkan karbon dioksida dan air, yang tidak akan dilepaskan ke udara, tidak akan menyebabkan efek rumah kaca, dan aman serta terjamin.
6. Tidak mengandung bisphenol, sehat dan dapat diandalkan. Terbuat dari asam polilaktat berbasis jagung non-GMO, bebas plastik, bebas pohon, terbarukan, dan alami.
7. Kemasan terpisah, menggunakan kemasan bebas debu kantong PE, lebih bersih dan higienis untuk digunakan.
Penggunaan produk: Restoran, makanan dibawa pulang, piknik, penggunaan keluarga, pesta, pernikahan, dll.
Dibandingkan dengan peralatan makan tradisional yang terbuat dari 100% plastik murni, peralatan makan CPLA dibuat dengan 70% bahan terbarukan, yang merupakan pilihan yang lebih berkelanjutan.
Baik CPLA maupun TPLA dapat dikomposkan di fasilitas pengomposan industri, dan umumnya, dibutuhkan waktu 3 hingga 6 bulan untuk TPLA menjadi kompos, sedangkan 2 hingga 4 bulan untuk CPLA.
Baik PLA maupun CPLA diproduksi secara berkelanjutan dan 100%dapat terurai secara alami dan dapat dikomposkan.
Waktu posting: 01-03-2023






